Membicarakan Mini Drama Ada Apa Dengan Cinta? 2014

Sumber Foto: Youtube, Salah satu adegan di film pendek Ada Apa Dengan Cinta? 2014

Sumber Foto: Youtube, Salah satu adegan di film pendek Ada Apa Dengan Cinta? 2014

Adalah Cinta yang mengubah jalannya waktu
Karena Cinta, waktu terbagi dua
denganmu dan rindu untuk membalik masa

Beberapa hari lalu produk aplikasi pesan instan telepon pintar Line mengeluarkan mini drama Ada Apa Dengan Cinta? 2014 yang mana lanjutan dari film Ada Apa Dengan Cinta? 2002 lalu. Bagi yang tak pernah menyaksikkan film AADC 2002, mungkin tak seantusias untuk menyaksikkan mini drama ini. Yes, saya termasuk salah satu manusia yang sempat menyaksikkan film garapan Rudi Sudjarwo tersebut, dan saya cukup terkesan dengan mini drama AADC 2014 yang dibuat oleh aplikasi pengirim pesan instan telepon pintar Line ini. Dian Sastrowardoyo yang memerankan tokoh Cinta masih tetap cantik meski hatinya masih tetap maju mundur. Yes, hati Cinta dari dulu hingga sekarang masih maju mundur cantik. Sedangkan tokoh Rangga yang diperankan oleh Nicholas Saputra masih tetap dingin, keren, dan suka menyendiri.

Mini drama AADC 2014 ini telah mencapai lebih dari satu juta viewer dan sempat menjadi trending topic worldwide. Ini baru mini drama, belum benar-benar berwujud full movie. Mini drama ini mengisahkan kisah Cinta dan Rangga yang berpisah selama 12 tahun dan dipertemukan melalui aplikasi instan telepon pintar Line—Alumni. Rangga yang mendapat mandat tugas dari perusahaannya untuk terbang ke Jakarta, mulai iseng-iseng gemetar mencari nama Cinta melalui fitur aplikasi Line tersebut. Dan setelah menemukan nama Cinta, Rangga segera mengirim pesan kepada Cinta. Pesan yang dikirim oleh Rangga hanya di-read oleh Cinta. Hati Rangga membuncah, pun hati Cinta yang masih maju mundur cantik kayak Princess Syahrini. Dan akhirnya Cinta pun membalas pesan Rangga dengan menanyakan kabar. Rangga pun dengan cepat membalas pesan Cinta bahwa ia akan berada di Jakarta selama 2 hari, Rangga ingin bertemu dengan Cinta. Dan lagi-lagi hati Cinta masih maju mundur cantik, pesan Rangga tak dibalas oleh Cinta, terlebih teman-teman Cinta masih memiliki sifat yang sama seperti dulu  dengan memberi saran untuk tak mengacuhkan pesan singkat Rangga. Hati Cinta maju mundur tak karuan, perang batin pun bergolak, pun hati Rangga. Duh, gini-gini amat yak, udah pada tua juga! Yes, lagi-lagi sahabat Cinta yang paling manis—Alya lah yang memberi masukan kepada Cinta untuk mendengarkan isi hati, karena memang semua hal bisa dimulai dari awal. Akhirnya, Cinta pun menemui Rangga di bandara sebelum Rangga benar-benar pulang.

Sumber Foto: Youtube, salah satu adegan film Ada Apa Dengan Cinta? 2002

Sumber Foto: Youtube, salah satu adegan film Ada Apa Dengan Cinta? 2002

Mungkin banyak orang menganggap bahwa Rangga adalah manusia paling jahat, karena telah memberi harapan palsu kepada Cinta 12 tahun silam. Yah, itu semua terjadi bukan karena keinginan Rangga maupun Cinta, tapi karena baru ada yang sempat membuat mini drama ini. Saya masih bertanya-tanya, kenapa teman-teman Cinta masih memberi saran-saran untuk tidak menggubris Rangga. Yah, mungkin 12 tahun itu adalah waktu yang sangat lama, Rangga memang ingkar janji dengan tidak menemui cinta setelah satu purnama berlalu pasca perpisahan mereka, tapi benar kata Alya, semua bisa dimulai dari awal lagi move on itu susah keleus. Jika mengingat film AADC 2002, saya sedikit kecewa dengan teman-teman Cinta, yang dulu menjodohkan Cinta dengan lelaki yang tak dicintai oleh Cinta, dan malah mendukung Cinta untuk menjauhi Rangga. Please deh, sahabat kok gitu-gitu amat, perasaan seseorang kok diatur-atur atas nama persahabatan, kan kasian Cintanya. #PukPuk. Yah, wajar sih konflik AADC 2002 itu konflik ABG banget, marahan, baikan, marahan, baikan, marahan, baikan, marahan, baikan, ending-nya ciuman. #Hadeh Tapi saya berharap AADC 2014 ini berlanjut atau remake untuk full movie-nya, dengan konflik yang lebih dewasa. Dan saya salut dengan Mas Rangga, semenjak pisah sama Mbak Cinta tetap setia untuk main filmnya Bu Miles,  dari road movie, film sejarah, sampai film pendekar-pendekaran. Apa kabar Mbak Cinta? Masih pengen lari ke hutan untuk menyanyi? Atau lari ke pantai untuk berteriak? Hmm, pasti mau lari ke hutan lalu belok ke pantai? Atau mau mecahin gelas (lagi)? Sayang gelasnya lho, Mbak ….

“Terus salah gue?! salah temen-temen gue?!”

Detik tidak Pernah melangkah mundur
Tapi kertas putih itu selalu ada
Waktu tidak pernah berjalan mundur
Dan hari tidak pernah terulang
Tetapi pagi selalu menawarkan cerita yang baru
Untuk semua pertanyaan yang belum sempat terjawab

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s