Nonton Naruto Lagi (Susah Move On)

Apa kabar blog? Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog lagi. Beberapa postingan saya hapus, karena saya rasa bisa dibuatin lapak sendiri. Hmm … saya kok agak kesulitan ya mau menulis apa, serius. Rasanya males gitu nulis lagi, alasannya sih simpel, yaitu: banyak alasan. Kegiatan sehari-hari saya pun rasanya juga membosankan, dari fesbukan, nonton tivi, tiduran, baca buku, minum kopi, dan nulis sih masih, nulis-nulis picisan gitu; yah pokoknya kayak gitulah. Kayaknya saya lagi pengen cerita tentang kegiatan saya tentang nonton tivi, deh. Nah, pagi hari tuh saya sering nonton drama Korea di Rajawali Televisi, sorenya kalau sempet ya nonton lagi drama Korea di RCTI, lalu sembari nonton Hitam Putih saya nonton Naruto. Hmm … yang ini nih yang membuat saya ketagihan, nonton Naruto.

Tivi saya kesamber gledek beberapa bulan yang lalu, alhasil beberapa bulan saya tidak punya tivi untuk ditonton. Tapi ada anak sekitaran rumah saya yang sering main ke rumah membawa handphone Cina, jadi saya bisa numpang nonton. Awalnya saya tidak terlalu tertarik untuk nonton Naruto, tapi anak sekitaran rumah saya itu bilang kalau Naruto tidak diulang dari awal lagi, tapi dilanjut. Dari situlah saya jadi pengen nonton Naruto terus. Hape Cina anak itu pun saya pinjam beberapa hari, lama kelamaan saya ajak barter sekalian, karena kalau dibeli hapenya saya tidak punya duitnya. Setelah melalui perundingan lama, akhirnya hape Cina itu saya barter dengan sound unik meriam milik saya.

Saya enggan sebenarnya menceritakan tentang hape Cina ini, tapi sebagai pembuka kayaknya oke. Saya ingin cerita tentang Narutonya saja, kayaknya lebih baik cerita itu saja. Jadi gini, nih, si Naruto ini adalah anime Jepang yang tayang di Global TV tiap jam lima sore sampai jam tujuh malam. Mungkin info itu tidak penting, tapi jujur ketika pertama kali mendengar info itu dari anak sekitar rumah, saya langsung tercengang. Kayaknya memang yang jauh dari televisi Cuma saya sendiri. Tapi karena televisi pulalah saya jadi males ngapa-ngapain. Hiburan sekaligus racun, deh. Kembali ke Naruto. Terakhir kali saya nonton Naruto mungkin lima tahun lebih yang lalu, sejak tahun 2009, sejak saya masih SMA. Setelah itu sudah tidak pernah lagi nonton Naruto. Baca beberpa lanjutan komiknya, sih dari temen kos waktu itu, tapi berhubung sudah pisah kosan sama temen saya, jadi tidak lanjut baca komiknya.

Naruto  yang tayang di televisi, baru sampai di perang aliansi Sinobi melawan Akatsuki. Nah, si Madara sama kabuto, musuhnya Naruto, sedang membangkitkan ninja-ninja dari aliansi Shinobi yang sudah lama mati, untuk melawan para aliansi Shinobi. Satu hal yang selalu membuat saya bosan ketika nonton Naruto adalah, selalu ada episode-episode tidak penting. Kesannya menghadapi musuh yang lebih lemah dari sebellumnya, dan tidak penting. Tapi dalam peperangan aliansi Shinobi melawan Akatsuki ini adalah hal yang paling membosankan, yaitu membayangkan masa lalu. Jadi kalau mau nonton Naruto, rasanya kayak dengerin temen curhat, deh. Curhat tentang mantan, curhat susah move on, pokoknya curhat masa lalu, deh. Saya sih tidak pernah dengar teman curhat tetang mantan, kebanyakan sih saya yang curhat. Tapi dulu, sekarang malulah curhat. Heuheuheu. Jadi geli! 😀 Jadi yang sering ingat masa lalu, sebaiknya nonton Naruto, deh. Serial Naruto ini, secara tidak langsung memberikan pelajaran bahwa ketika orang-orang di masa lalu datang kembali di kehidupan kita, kita harus tampak lebih kuat dari sebelumnya, harus terlihat semakin kuat semenjak ditinggalkan orang-orang di masa lalu tersebut. Intinya, kalau elu ketemu mantan lu lagi, lu harus tampak lebih kuat, lebih keren, lebih hebat dari sebelumnya ketika elu masih pacaran dari dia, Broh! Bisa, nggak? Kalau gua sih mending nonton Naruto ajah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s