Sepenggal Harapan Untuk Vicky

Sumber Foto: Twitter @Vickynisasi

Sumber Foto: Twitter @Vickynisasi

“Salam Akidah,” Vicky Prasetyo alias Vickynisasi. Lelaki yang mendadak tenar karena kosa kata yang diucapkanya begitu carut marut ini kini sudah amat rajin muncul di berbagai acara televisi. Entah sekarang usianya berapa, yang saya tahu usianya 29 my age. Lelaki ini begitu kontroversial, hinga akhir-akhir ini kabar mengenai pelaporannya ke polisi masih diproses. Katanya, sih, kasus penipuan. Yang ditipu nggak sadar, kena mulut maut, atau kena gendam, atau gimana, saya nggak tahu, dan nggak mau ngikutinlah. Kayaknya Vicky ini banyak sekali masalah dalam kehidupannya. Banyak yang nyariin dia katanya. Ya, mungkin minta pertanggung jawaban atas sesuatu. Entahlah.

Saya menghela napas panjang dulu, ya. Di mata banyak orang Vicky ini memiliki citra negatif. Tak lain dan tak bukan berawal dari pertunangannya dengan Zaskia Gothik yang berujung kandas karena Vicky masuk bui, atau yang Vicky sebut teralis benci. Semenjak saat itu, banyak sekali wanita-wanita bermunculan dengan berbagai kisah karena ditipu oleh Vicky. Entah seperti apa saya sebenarnya juga malas membahasnya lagi. Karena kalau merasa tertipu karena telah terhipnotis ketampanan Vicky, nggak keren kan buat dibahas. 😀 Ah sudahlah, mungkin ditipu secara materiil juga. Bodo amatlah.

Sebenarnya saya juga nggak ngefans sama Vicky, tapi saya cukup simpati dengan si Vicky ini. Cacian dan makian selalu diterimanya dari para haters. Di luar dari semua bualan Vicky, saya merasa simpati karena dampak sanksi sosial yang yang diterima Vicky. Bukan pada Vickynya sebenarnya, tapi pada Ibu dan anak-anaknya yang mencintai Vicky. Saya bahkan tak bisa membayangkan bagaimana kehidupan anak-anak Vicky yang sering dibuly oleh teman-temannya bahwa ayahnya masuk penjara, ayahnya pembohong, ayahnya apalah. Benar apa yang telah dilakukan Vicky salah, kasus penipuan. Tapi kalau melihat anak-anaknya mendapat sanksi sosial yang harusnya dilimpahkan ke Vicky, rasanya kasihan juga. Bahkan anak-anak itu tetap mencintai ayahnya tanpa memedulikan perkataan buruk orang tentang ayahnya. Bagi mereka, ayahnya adalah seorang superman. Banyak hal yang mereka lakukan bersama ayahnya. Saya melihat Vicky ini memang benar-benar ayah yang baik untuk anak anaknya, terlepas dari semua hal buruk yang dilakukannya di luar sana. Bahkan katanya, Vicky sering mendongengkan cerita pada anak-anaknya menjelang tidur. Vicky selalu memberikan perkataan yang menguatkan bagi anak-anaknya kala mereka sedih. Saya salut, lelaki yang katanya bermodal dusta itu mampu membuat anak-anaknya bangga dan sayang padanya.

Beberapa hari lalu saya sekilas menyaksikkan acara lawaknya Vicky. Saat itu, ada seorang anak kecil yang diminta akting sebagai anaknya Vicky. Ceritanya, Vicky hendak ditangkap polisi. Anak kecil itu pun meraung-raung dan tak mau lepas dari Vicky. Akting yang hebat oleh anak seusia itu. Jika itu terjadi di kehidupan nyata, mungkin benar-benar menyedihkan untuk disaksikkan. Tapi itu harus tetap terjadi apabila Vicky terbukti kembali melakukan penipuan. Yang saya sedihkan adalah dampaknya pada anak-anaknya. Saya harap Vicky tetap teguh berubah menjadi orang yang benar-benar baik dan berhati lurus. Bukan lagi demi dirinya sendiri, tapi demi keluarga yang begitu menyayanginya. Vicky harusnya bersyukur memiliki keluarga yang tetap mendukungnya di kala jatuh. Dan itu semua harusnya menjadi cambuk untuk Vicky agar tidak melakukan hal-hal yang mengecewakan.

Sekali lagi, saya bukanlah fans Vicky. Ada atau tidaknya dia di tivi juga nggak memengaruhi taraf hidup dan kesenangan saya. Dan saya nggak bener-bener peduli sama Vicky. Tapi sebagai manusia, saya bedoa untuk Vicky agar tidak masuk dalam kesalahan yang sama kembali; tidak melakukan hal-hal yang merugikan dirinya dan orang lain. Vicky adalah ayah yang hebat bagi anak-anaknya. Semoga Vicky kian menjadi pribadi yang berhati lurus.

Rima untuk Vicky. . .

Vicky oh Vickynisasi

Berusaha berdiri di atas kaki sendiri,

Tapi tak henti mendapatkan caci maki,

Menunjuk langit dengan jari,

Menjadi gaya dan perlambang syukur pada Ilahi,

Semenjak keluar dari teralis benci,

Vicky rajin lalu lalang di televisi,

Ya, tentunya sebagai artis newbee,

Digunakan untuk mendongkrak rating agar tinggi,

Dengan menjual kisah lampau Vicky,

Tanpa peduli perasaan Ibu, anak-anak, dan mantan istri,

Meski katanya dusta adalah modal Vicky,

Tapi saya yakin kekuatan Vicky adalah mendulang simpati,

Bukan maksud memuja atau menggilai,

Saya hanya berharap Vicky tetap berusaha menjadi ayah yang hebat dan terberkati,

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s